UPTD Puskesmas Sekatak Laksanakan Imunisasi Campak dan HPV bagi Siswa SDN 007 Sekatak

Sekatak, stpsantopetruska.ac.id – UPTD Puskesmas Sekatak melaksanakan kegiatan imunisasi bagi peserta didik SD Negeri 007 Sekatak pada Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas I sekolah ini merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak sekaligus mencegah penyebaran berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Sebanyak 13 peserta didik mengikuti kegiatan imunisasi, yang terdiri atas siswa kelas I dan siswi kelas V. Pelaksanaan imunisasi berjalan tertib dengan pendampingan dari pihak sekolah sehingga para peserta didik dapat mengikuti seluruh tahapan pelayanan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan memberikan dua jenis imunisasi, yaitu imunisasi Campak dan imunisasi Human Papillomavirus (HPV). Imunisasi Campak diberikan kepada seluruh siswa kelas I sebagai upaya pencegahan penyakit campak, yaitu infeksi virus yang sangat mudah menular dan dapat menyebabkan demam, ruam kulit, serta berbagai komplikasi serius apabila tidak dicegah. Vaksin bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi sehingga mampu memberikan perlindungan terhadap infeksi virus campak.

Sementara itu, imunisasi HPV diberikan khusus kepada siswi kelas V. Vaksin ini bertujuan mencegah infeksi Human Papillomavirus (HPV), virus yang menjadi penyebab utama kanker serviks serta beberapa penyakit lain yang berkaitan dengan infeksi HPV. Pemberian vaksin sejak usia sekolah merupakan langkah preventif yang efektif untuk memberikan perlindungan jangka panjang bagi kesehatan perempuan.

Pelayanan imunisasi dilaksanakan oleh tiga tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Sekatak, yaitu Widya Rahma, Anna Ovivi, dan Susi Susanti. Menurut tim medis, pemberian imunisasi kepada anak usia sekolah sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Salah seorang petugas kesehatan menjelaskan bahwa program imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak.

“Imunisasi membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga anak-anak memiliki perlindungan terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar peserta didik semakin sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak usia dini,” ungkap salah satu tenaga kesehatan.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh keterlibatan para pendidik, di antaranya Mohammad Arifin, S.Pd., Lies, S.Pd., serta Maria Magdalena Salu, mahasiswi Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) dari Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Petrus Keuskupan Atambua. Mereka mendampingi para peserta didik selama proses imunisasi berlangsung sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Kolaborasi antara UPTD Puskesmas Sekatak dan SDN 007 Sekatak menjadi wujud nyata sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Selain memberikan perlindungan melalui imunisasi, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak usia sekolah.

Pihak sekolah berharap program imunisasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun agar seluruh peserta didik memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal. Melalui kerja sama yang baik antara sekolah, puskesmas, orang tua, dan masyarakat, diharapkan angka penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi semakin menurun serta tercipta lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi seluruh peserta didik. (MMS)