STP Santo Petrus Wisuda 75 Sarjana Angkatan ke-16 dan Launching PPG Pendidikan Agama Katolik

Kefamenanu, stpsantopetruska.ac.id – Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Petrus Keuskupan Atambua menyelenggarakan Wisuda Angkatan ke-16 dengan meluluskan 75 sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik. Kegiatan ini menjadi momentum syukur atas keberhasilan akademik para lulusan sekaligus pengutusan mereka untuk mengambil bagian dalam pelayanan Gereja dan masyarakat.

Rangkaian wisuda berlangsung dalam suasana khidmat melalui doa, pembacaan Kitab Suci, Perayaan Ekaristi, pengucapan ikrar, serta pengukuhan tugas perutusan. Para wisudawan diteguhkan untuk menjalankan tugas dengan iman yang teguh, tanggung jawab, dan semangat pelayanan.

Dalam sambutannya, Ketua STP Santo Petrus Keuskupan Atambua menegaskan komitmen lembaga untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan institusi agar mampu menjawab kebutuhan Gereja dan masyarakat. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan semangat pastoral yang kuat.

Plt. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama, A.M. Adiyarto Sumardjono, S.E., M.Hum., menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme tenaga pendidik Katolik. Para lulusan diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman dengan kompetensi, integritas, kreativitas, serta kemampuan berdialog di tengah perkembangan sosial dan teknologi. Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan yang diwujudkan melalui karya nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Timor Tengah Utara (TTU), Beato Yosep Frent Omenu, S.STP., menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan Gereja dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dukungan terhadap pendidikan keagamaan dan pengembangan tenaga pendidik dinilai penting untuk menjawab kebutuhan pendidikan, khususnya di wilayah TTU dan sekitarnya.

Dalam pesannya, Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr., mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan di STP Santo Petrus tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, dan spiritualitas pastoral. Para lulusan diharapkan mampu memadukan iman dan ilmu untuk memberikan pelayanan nyata serta membangun masyarakat.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah Launching Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Katolik. Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Plt. Dirjen Bimas Katolik bersama Uskup Atambua dan pihak yayasan. Kehadiran PPG menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Agama Katolik sekaligus memperkuat kontribusi STP Santo Petrus dalam menyiapkan tenaga pendidik yang kompeten.

Pesan tentang kepedulian terhadap lingkungan dan perdamaian juga menjadi bagian penting dalam rangkaian sambutan. Para lulusan diajak untuk tidak berhenti pada penguasaan pengetahuan, tetapi mewujudkan ilmu dalam tindakan nyata, membangun kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab iman, serta menghadirkan pendidikan agama yang membawa kesejukan dan perdamaian.

Wisuda Angkatan ke-16 STP Santo Petrus Keuskupan Atambua menjadi momentum syukur, pengukuhan, dan pengutusan. Sebanyak 75 sarjana diharapkan mampu membawa nilai-nilai iman, ilmu pengetahuan, dan semangat pastoral yang diperoleh selama masa pendidikan untuk diwujudkan dalam pelayanan nyata bagi Gereja dan masyarakat. (DN)