
Kefamenanu, stpsantopetruska.ac.id— Memasuki hari keempat, atmosfer kompetisi Turnamen Bola Voli dalam rangka menyongsong Dies Natalis ke-17 Sekolah Tinggi Pastoral (STP) St. Petrus semakin membara. Sebanyak delapan partai pertandingan sengit tersaji pada Kamis (25/6/2026), di mana kegigihan dan semangat juang seluruh tim berhasil mencuri perhatian para penonton yang memadati area lapangan.
Rangkaian pertandingan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari tersebut menampilkan persaingan ketat antar-keas yang sarat akan gengsi namun tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Sesi Pagi dan Siang: Saling Balas Kemenangan
Pertandingan dimulai pada sesi pagi dengan mempertemukan tim-tim tangguh. Di sektor putri, tim Semester 2B tampil dominan dan sukses mengamankan kemenangan mutlak dengan skor 2-0 atas tim Semester 2D. Sementara itu, di sektor putra, tim Semester 4B harus melalui laga sengit sebelum akhirnya menyudahi perlawanan tim Semester 2B dengan keunggulan tipis 2-1.
Memasuki siang hari, tensi permainan tidak menurun. Di sektor putri, tim Semester 4A menyuguhkan performa apik dan menang dramatis 2-1 atas tim Semester 2D. Kekalahan tersebut langsung dibayar tuntas oleh tim putra Semester 2D yang tampil perkasa dan menekuk tim Semester 4A dengan skor bersih 2-0.
Sesi Sore: Drama Lapangan yang Kian Sengit
Laga pada sesi sore menyajikan tontonan yang jauh lebih menegangkan. Di sektor putri, senioritas tim Semester 6A teruji setelah berhasil menundukkan tim Semester 4D dengan skor 2-0. Langkah positif ini diikuti oleh tim putra Semester 6B yang menang tipis 2-1 atas tim Semester 4D.
Namun, tim Semester 4D cepat bangkit. Pada partai berikutnya, tim putri Semester 4D sukses menumbangkan tim Semester 6B dengan skor meyakinkan 2-0. Rangkaian pertandingan hari keempat kemudian ditutup oleh kemenangan emosional tim putra Semester 2C yang unggul 2-1 atas tim Semester 4D.
Esensi Sportivitas dan Solidaritas Tanpa Batas
Di balik ketatnya papan skor, perjuangan luar biasa yang ditunjukkan para pemain menjadi esensi utama dari turnamen ini. Salah satu cerita menarik datang dari Odilia Tebai, pemain andalan tim putri Semester 4D yang juga berperan aktif mendukung penuh tim kelasnya. Ia mengisahkan dinamika emosi yang dialaminya sepanjang bertanding.
“Saya merasa tegang sekali karena awalnya kami sempat kalah dari tim Semester 6A. Namun, saat tim kami bertanding lagi melawan Semester 6B dan berhasil menang, rasanya senang sekali,” ungkap Odilia.
Meskipun beberapa tim belum berhasil menyapu bersih kemenangan pada hari ini, solidaritas yang ditunjukkan oleh para mahasiswa di luar lapangan menjadi bukti nyata dari runtuhnya ego kelompok demi sportivitas. Dukungan tanpa henti dari teman sekelas menjadi kekuatan moral terbesar bagi para pemain yang berlaga.
“Meskipun tim putra kami menelan kekalahan, teman-teman sekelas selalu memberikan dukungan moral dan merangkul kami semua,” pungkas Odilia. (OM/FD





